yah akhirnya aku menemukan waktu untuk menulis kembali (sok sibuk). sesuai janjiku, aku akan mulai memperlihatkan karya2. untuk posting kali ini, satu dulu aja ya.
karena ketika awal hari bekerja tuh hari jumat, hari dimana orang2 udah 'semangat-besok-sabtu', bos2ku diem2 aja pas aku online2, chatting2, pamer2 kemana2 kalo aku udah kerja ngantor. tapi lama2, bingung juga. yakin nih ga usah ngapa2in? takut bos2 gua kecewa melihat tipisnya inisiatif gua, gua akhirnya meminta agar gua mengerjakan sesuatu.
gua dapet tugas menggambar city view sebuah kota untuk setting sebuah buku cerita. uuuuh gua tegang setengah mati. i mean, berapa lama sih standar menggambar sebuah city view? gua ga tau harus bekerja secepat apa atau senyante apa. apalagi bos gua, mr. lust (dia senior illustrator, gua dan mr. pride tuh juniornya), keliatan 'santey aja yor, kerjain aja'. bingunglah gua. gua berharap ,'selesai malam ini! kalo ga kupecat!' tapi tidak. tidak ada tekanan begitu, which for me, malah membingungkan.
ditambah, sekhatam apapun gua membaca tips trik mewarnai di fotosyop, dan walaupun sudah dikasih wacom tablet, aing keneh2 dodol mewarnai. gua diem2 aja, biar dianggap usaha menyembunyikan inkompetensi. sampe akhirnya mr. pride lewat dan melihat kacawnya gua bekerja, dia langsung: "kenapa lu lasso? kan ada wacom? lho, kok ada putih2 sih di outlinenya? aduuuh lu multiply dulu lah layernya. nah kaan? bagus kan?" katanya dengan suara kerasnya. baiklah.
gua menghabiskan waktu 3 hari untuk gambar sesederhana ini:

bo. bahkan ga ada shading2, coba. 3 hari. but i'm getting better, you know. namanya juga pemula.
oke sampe ke cerita2 berikutnya lah ya.